Kegiatan Pembinaan dan Penguatan Linmas Desa di Kecamatan Leuwidamar
LEUWIDAMAR [02/07/2026] – Dalam upaya memperkuat ketertiban umum dan kesiapsiagaan penanganan bencana di tingkat Desa, Pemerintah Kecamatan Leuwidamar menggelar kegiatan Pembinaan dan Pemberdayaan Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa se-Kecamatan Leuwidamar. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini secara khusus dihadiri oleh Kepala Bidang (Kabid) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Lebak Bapak Rosyid, sekaligus sebagai narasumber utama dan pembina.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan anggota Linmas dari seluruh desa di wilayah Kecamatan Leuwidamar. Hadirnya Kabid Pol PP Kabupaten Lebak menjadi momentum penting bagi para anggota Linmas untuk mendapatkan arahan langsung terkait standar operasional prosedur (SOP) terbaru, serta penyegaran mengenai tugas pokok dan fungsi Linmas sesuai regulasi nasional maupun daerah.
Selain acara pembinaan, kegiatan juga di sisipkan latihan baris berbaris (PBB) dasar juga simulasi pengaman diri sederhana, yang melibatkan Bhabinsa dari Koramil dan Bhabinkamtibmas dari Polsek Leuwidamar.
Dalam sambutannya, Camat Leuwidamar H. Agung Nugraha, S.KM,.M.M, menekankan bahwa Linmas merupakan garda terdepan dalam menjaga kondusivitas wilayah. "Di tengah dinamika masyarakat saat ini, peran Linmas tidak bisa dipandang sebelah mata. Kalian adalah mitra strategis pemerintah desa dan kecamatan dalam menciptakan rasa aman," ujar Camat.
Sementara itu, Kabid Pol PP Kabupaten Lebak dalam materinya menyoroti tiga pilar utama pembinaan Linmas masa kini:
1. Netralitas dan Integritas: Menegaskan larangan penggunaan seragam atau atribut Linmas untuk kepentingan politik praktis, terutama menjelang tahapan pemilu/pilkada.
2. Manajemen Bencana Berbasis Desa: Mengingat topografi Leuwidamar yang rawan longsor dan banjir, anggota Linmas dibekali teknik evakuasi dini dan manajemen posko darurat yang lebih terstruktur.
3. Komunikasi Humanis: Mengubah pola pendekatan kepada masyarakat dari yang bersifat represif menjadi persuasif dan solutif dalam menangani konflik sosial atau pelanggaran ketertiban ringan.
Peserta juga diajak berdiskusi interaktif mengenai kendala di lapangan, seperti minimnya fasilitas pendukung hingga koordinasi dengan aparat keamanan lainnya. Kabid Pol PP merespons positif aspirasi tersebut dan berkomitmen akan meneruskan masukan ini kepada pimpinan dinas untuk perbaikan kesejahteraan dan sarana prasarana Linmas ke depannya.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan simbolis materi pembinaan. Diharapkan, melalui pembinaan ini, anggota Linmas di Kecamatan Leuwidamar tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki mentalitas pelayanan publik yang prima dan adaptif terhadap tantangan zaman.
#Info_Leuwidamar#Yaya A. Rohman