Sinergi Membina dan Memberdayakan, PNM Gelar Program Penguatan Kapasitas UMKM di Kecamatan Leuwidamar
Yaya A. Rohman, A.Md. | 22 Mei 2026 | Dibaca 23 kali

Kegiatan Pembinaan Nasabah PNM di Kecamatan Leuwidamar

Leuwidamar, (22/5/2026) – Dalam upaya mewujudkan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus menggencarkan program pemberdayaan berbasis komunitas. Mengusung tema “Membina dan Memberdayakan” , PNM bersama dengan berbagai mitra perguruan tinggi dan pemerintah daerah melaksanakan rangkaian kegiatan di tingkat kecamatan yang bertujuan tidak hanya menyalurkan modal, tetapi juga membangun kemandirian usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta kelompok prasejahtera.

Salah satu kegiatan unggulan yang menjadi sorotan adalah program MBA MAYA (Membina dan Memberdayakan) . Baru-baru ini, PNM Cabang Rangkasbitung berkolaborasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mathlaul Anwar (Unma) menggelar pendampingan di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Pendampingan Intensif untuk UMKM Naik Kelas

Acara yang berlangsung di aula Kecamatan Leuwidamar tersebut dihadiri oleh Camat Leuwidamar (H. Agung Nugraha, S.KM,.M.M), Akademisi Unma dan puluhan pelaku UMKM binaan PNM. Kepala Unit PNM setempat dalam sambutannya menekankan bahwa pendampingan harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Sinergi antara PNM dan akademisi dinilai menjadi kekuatan strategis untuk membantu UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan naik kelas melalui peningkatan kapasitas manajerial dan pemanfaatan teknologi digital .

Dalam sesi inti, para peserta mendapatkan materi praktis mengenai Bisnis Digital dan Pengelolaan Keuangan. Narasumber dari perguruan tinggi mengajarkan teknik pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pencatatan keuangan sederhana yang akuntabel, serta strategi pemasaran melalui media sosial untuk memperluas akses pasar. Antusiasme peserta terlihat dari sesi tanya jawab yang dinamis, di mana para ibu dan pelaku usaha mikro mengungkapkan tantangan riil yang mereka hadapi, seperti fluktuasi harga bahan baku dan kendala permodalan .

Pemberdayaan Berbasis Lingkungan dan Ketahanan Pangan

Tidak hanya fokus pada bisnis konvensional, program “Membina dan Memberdayakan” juga menyentuh aspek lingkungan dan ketahanan pangan. Direktur Operasional PNM menyatakan bahwa menanam di pekarangan adalah kunci ketahanan pangan sekaligus menjadi sumber penghasilan tambahan bagi nasabah Mekaar .

Melalui serangkaian kegiatan yang berlangsung secara serentak di berbagai kecamatan ini, PNM menegaskan bahwa program “Membina dan Memberdayakan” bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata untuk menciptakan ekosistem usaha mikro yang kuat, mandiri, dan tangguh terhadap berbagai tantangan.

#Info_Leuwidamar#Yaya A. Rohman

BAGIKAN :