Mahasiswa KKN Nusantara se-Indonesia Gelar Ekspose Hasil dan Bazar di Kecamatan Leuwidamar
Yaya A. Rohman | 20 Agustus 2026 | Dibaca 72 kali

Mahasiswa KKN Nusantara se-Indonesia Gelar Ekspose Hasil dan Bazar di Leuwidamar

Leuwidamar, (20/08/2026)– Rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara VI Tahun 2026 yang melibatkan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia resmi ditandai dengan acara puncak berupa ekspose hasil pengabdian sekaligus penutupan kegiatan di wilayah Kecamatan Leuwidamar dan Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten. Acara ini menjadi ajang unjuk karya dan wujud nyata kontribusi mahasiswa selama kurang lebih 40 hari mengabdi di tengah masyarakat.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran penting, di antaranya Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, Asisten Daerah (Asda) 3 Kabupaten Lebak, Perwakilan dari Kementerian Agama, Camat Leuwidamar, perwakilan Camat Cirinten, Danramil Leuwidamar, Kapolsek Leuwidamar, serta sejumlah kepala Desa dari Kecamatan Cirinten dan seluruh kepala desa di Kecamatan Leuwidamar .

Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program pengabdian yang mengusung tema "Merawat Ekoteologi, Menjaga Tradisi: Meneguhkan Iman, Melestarikan Alam". Tema ini sejalan dengan upaya menjaga keseimbangan alam dan budaya, khususnya di wilayah yang beririsan dengan kearifan lokal Suku Baduy .

Agenda Ekspose dan Bazar Hasil KKN

Acara inti diawali dengan sesi ekspose hasil dari setiap kelompok KKN. Dalam sesi ini, mahasiswa mempresentasikan berbagai program kerja yang telah dijalankan selama pengabdian, mulai dari pendampingan edukasi, pengembangan potensi desa, hingga inovasi di bidang pertanian dan kesehatan. Sebelumnya, Camat Leuwidamar, H. Agung Nugraha, menyampaikan harapan agar mahasiswa mampu menjadi agen perubahan, khususnya dalam mengedukasi pengelolaan sampah, meningkatkan motivasi belajar, dan membantu pengembangan UMKM .

Selain presentasi, suasana semakin semarak dengan digelarnya bazar dari setiap kelompok mahasiswa. Bazar ini menampilkan beragam produk hasil pemberdayaan masyarakat dan kerajinan lokal yang menjadi salah satu bukti keberhasilan program kemandirian ekonomi selama KKN berlangsung. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperkenalkan potensi unggulan Desa kepada para pemangku kepentingan yang hadir.

Simbolis Penyerahan Bak Sampah dan Pohon Matoa

Puncak acara ditandai dengan kegiatan simbolis penyerahan bak sampah dan pohon matoa. Penyerahan ini merupakan simbol komitmen nyata mahasiswa dalam mendukung kelestarian lingkungan sesuai dengan misi ekoteologi yang diusung. Program penanaman pohon matoa dan penyediaan tempat sampah terpilah juga menjadi bagian dari upaya edukasi pengelolaan sampah dan penghijauan yang telah menjadi fokus KKN Nusantara di wilayah tersebut.

Acara ini menjadi penanda resmi berakhirnya masa pengabdian mahasiswa KKN Nusantara di Kecamatan Leuwidamar dan Kecamatan Cirinten. Meskipun kegiatan resmi telah usai, diharapkan dampak positif dan inovasi yang telah diperkenalkan dapat terus berlanjut dan menginspirasi pembangunan berkelanjutan di Banten Selatan.

#Info_Leuwidamar#Yaya A. Rohman

BAGIKAN :