Foto Sosialisasi Sekolah Rakyat di Kecamatan Leuwidamar
LEUWIDAMAR, [11/6/2026] – Dalam upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lebak menggelar kegiatan sosialisasi Program Sekolah Rakyat di Kecamatan Leuwidamar, Kamis (11/6/2026) pukul 13.00 sd. 15.00 WIB setelah acara Rapat Dinas Kecamatan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Kepala Sekolah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta warga calon penerima manfaat.
Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Iwan Kurniawan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan amanat dari Pemerintah Pusat untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Hari ini kami hadir di Leuwidamar untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi. Sekolah Rakyat hadir untuk mereka. Program ini mencakup pendidikan berasrama, gratis, dengan kualitas yang tidak kalah dengan sekolah unggulan," ujar Iwan di hadapan puluhan peserta yang antusias.
Iwan menegaskan bahwa berbeda dengan sekolah pada umumnya, Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran umum. Penjaringan siswa dilakukan secara door-to-door oleh Tim Pendamping PKH untuk memastikan ketepatan sasaran.
"Kami turun langsung ke lapangan. Prioritas kita adalah anak yatim, piatu, atau mereka yang orang tuanya masuk dalam kategori miskin ekstrem. Bahkan, kita juga memverifikasi calon siswa memastikan keluarganya tidak terlibat judi daring atau memiliki kendaraan bermotor," tegas beliau, saat ditemui di lokasi .
Sosialisasi yang berlangsung interaktif ini mendapat respons hangat dari masyarakat Leuwidamar. Salah satu peserta, Hendra Kamajaya (45), mengaku awalnya ragu dengan adanya program sekolah gratis. Namun setelah mendengar penjelasan dari pihak Dinas Sosial, ia menyatakan ketertarikannya untuk mendaftarkan anaknya yang saat ini lulusan Sekolah Dasar.
"Tadi sudah dijelaskan, selain gratis, anak-anak nanti juga diasuh dan diberikan makan bergizi setiap hari. Saya sendiri sebagai guru merasa sangat bahagia adanya program. Semoga anak didik saya nanti bisa diterima".
Perwakilan Kepala Desa setempat, yang turut hadir mendampingi warganya, menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pendamping PKH untuk mendata calon siswa potensial di wilayahnya.
"Kami akan bantu jemput bola. Informasi ini harus sampai ke pelosok kampung. Jangan sampai hak anak-anak kita terlewat begitu saja. Program ini adalah kesempatan emas untuk mengubah nasib mereka," ujarnya.
Dengan diadakannya sosialisasi di Leuwidamar, Pemerintah Kabupaten Lebak optimis target peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan penghapusan kemiskinan ekstrem dapat segera terwujud.
kegiatan ini di tutup dengan acara foto bersama antara Forkopimcam dan perwakilan Dinsos Lebak.
#Info_Lebak#Yaya A. Rohman