Camat Leuwidamar Tinjau Langsung Lokasi Kekurangan Air Bersih di Desa Jalupangmulya
Yaya A. Rohman | 20 Juli 2026 | Dibaca 61 kali

Camat Leuwidamar dan BPBD Lebak tinjau lokasi kekurangan air bersih

Leuwidamar, [20/07/2026]– Camat Leuwidamar (H. Agung Nugraha, S.KM,.M.M) melakukan peninjauan langsung ke Desa Jalupangmulya, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, menyusul laporan mengenai krisis air bersih yang melanda wilayah tersebut. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi terkini di lapangan serta mencari solusi cepat bagi warga yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau panjang.

Desa Jalupangmulya diketahui menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak kekeringan di Kecamatan Leuwidamar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah sumber mata air, sumur warga, dan pompa jet pump mulai mengering. Akibatnya, warga terpaksa harus berjalan kaki hingga empat kilometer menuju Sungai Cisimeut untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Dalam peninjauan tersebut, Camat Leuwidamar didampingi oleh perangkat desa setempat serta tokoh masyarakat. Ia berdialog langsung dengan warga untuk mendengar keluhan dan melihat secara langsung kondisi sumur-sumur yang telah mengering. “Kami ingin memastikan penanganan kekurangan air bersih di Desa Jalupangmulya berjalan cepat dan tepat sasaran. Pemerintah kecamatan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan BPBD untuk memastikan bantuan air bersih dapat tersalurkan,” ujar Camat.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan bantuan air bersih secara bergantian ke setiap RT di Desa Jalupangmulya. Kepala Desa Jalupangmulya, Jasir, menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah. “Warga kami sangat terbantu dengan adanya bantuan air bersih ini. Kami berharap kemarau segera berakhir,” ungkapnya.

BPBD Kabupaten Lebak sebelumnya telah mencatat bahwa sedikitnya 400 kepala keluarga di empat kecamatan, termasuk Leuwidamar, mulai mengalami kesulitan air bersih. Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus melakukan dropping air bersih secara berkala serta membangun sarana air bersih jangka panjang guna mengatasi krisis yang terjadi setiap musim kemarau.

Camat Leuwidamar berharap masyarakat tetap bersabar dan menggunakan air secara hemat. Ia juga mengimbau warga untuk segera melapor kepada kepala desa apabila mengalami kesulitan air, agar penyaluran bantuan dapat segera dikoordinasikan dengan pihak kecamatan dan BPBD. Pemerintah kecamatan pun akan terus memantau perkembangan situasi di Desa Jalupangmulya dan wilayah lainnya yang berpotensi mengalami kekeringan.

#Info_Leuwidamar#Yaya A. Rohman

BAGIKAN :