Camat Leuwidamar Tinjau Langsung Jembatan Gantung yang Roboh di Desa Sangkanwangi dan Melihat Aktivitas Kegiatan Posyandu Disana
Yaya A. Rohman, A.Md. | 12 Juni 2026 | Dibaca 26 kali

Kunjungan Camat dan Forkopimcam Ke Lokasi Jembatan Rusak dan Melihat Kegiatan Posyandu

LEUWIDAMAR, [12/6/2026] – Musibah kembali melanda infrastruktur penghubung antar warga di Kabupaten Lebak. Camat Leuwidamar, H. Agung Nugraha, S.KM,.M.M, bersama Kapolsek dan Danramil melakukan kunjungan mendadak (sidak) ke lokasi jembatan gantung yang berada di Kampung Leuwi Peusing, Desa Sangkanwangi, yang menghubungkan antara Kp. Leuwi Peusing dan Kp. Batang menyusul informasi terkini mengenai kerusakan parah yang membuat akses warga terputus total.

Berdasarkan pantauan di lapangan, jembatan yang dulunya merupakan hibah dengan panjang bentang mencapai kurang lebih 100 meter dan lebar 1,6 meter tersebut, kini kondisinya tidak layak fungsi . Struktur jembatan yang menjadi urat nadi perekonomian warga antara Desa Sangkanwangi dengan wilayah sekitarnya tersebut ambruk diduga akibat faktor usia konstruksi yang sudah mencapai hampir satu dekade serta intensitas hujan deras beberapa bulan terakhir.

Kepala Desa Sangkanwangi, Bapak Amran, dalam laporannya kepada Camat menyampaikan bahwa peristiwa ambruknya jembatan ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari warganya.

"Jembatan ini adalah satu-satunya akses cepat menuju ke kebun dan ke Desa lain. Sekarang warga terpaksa memutar jalan sejauh kurang lebih 3 kilometer melewati jalur alternatif yang kondisinya juga sedang becek," ujarnya di lokasi kejadian.

Menanggapi hal tersebut, Camat Leuwidamar menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak juga dengan BPBD Kecamatan untuk mengkaji status jembatan tersebut. Apakah akan direhabilitasi total atau dibangun konstruksi baru yang lebih permanen mengingat jembatan ini vital bagi mobilitas masyarakat.

"Kami akan segera mengusulkan perbaikan ini ke tingkat kabupaten. Saya minta masyarakat untuk sementara waktu meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan diri melintasi sisa-sisa bangunan jembatan yang masih tersisa karena dikhawatirkan membahayakan keselamatan," tegas Camat saat memberikan arahan di hadapan warga yang sedang bergotong royong membersihkan aliran sungai di bawah jembatan.

Setelah melihat kondisi jembatan gantung, Camat Tinjau Langsung Kegiatan Posyandu 

Setelah memastikan kondisi darurat jembatan, Camat Leuwidamar melanjutkan kunjungan kerjanya ke tempat kegiatan Posyandu di Desa yang sama yaitu Desa Sangkanwangi, yaitu Posyandu Teratai. Di sela-sela kesibukannya, beliau menyempatkan diri untuk meninjau langsung pelaksanaan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) teratai .

Kehadiran Camat disambut antusias oleh para kader posyandu dan ibu-ibu yang sedang mengantri untuk menimbang balita serta memeriksakan kehamilan. Dalam kunjungannya, Camat berdialog langsung dengan para kader dan Bidan Desa setempat terkait capaian pelayanan kesehatan di bulan ini.

"Saya ingin memastikan bahwa meskipun akses jembatan utama kita sedang terganggu, pelayanan dasar untuk ibu hamil dan balita tidak boleh berhenti. Saya liat antusiasme warga di sini luar biasa," ujar Camat sambil menggendong salah satu balita yang baru selesai diimunisasi.

Sekretaris Desa Sangkanwangi Bapak Roni Sunarya, SE, melaporkan bahwa cakupan kunjungan Posyandu di wilayahnya masih stabil di angka 70 persen, meskipun sempat terkendala akses jalan. Posyandu tersebut memberikan layanan lengkap mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, imunisasi, hingga konseling gizi dan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita dengan gizi kurang .

"Pemerintah Desa mengucapkan terima kasih atas perhatian Bapak Camat. Semoga dengan adanya kunjungan ini, semangat kader dan ibu-ibu semakin meningkat untuk tetap aktif datang ke Posyandu," ujar Sekdes.

Camat juga menginstruksikan kepada para kader untuk lebih giat melakukan pendekatan door to door (kunjungan rumah) bagi balita yang tidak hadir, guna memastikan tidak ada anak yang terlewat imunisasi atau mengalami masalah pertumbuhan. Kegiatan posyandu ini dinilai sebagai garda terdepan dalam menekan angka stunting di wilayah Kecamatan Leuwidamar .

Kunjungan Camat yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini berjalan dengan lancar dan penuh kekeluargaan. Masyarakat berharap perhatian serupa dapat terus diberikan oleh pemerintah kecamatan, terutama dalam percepatan perbaikan infrastruktur jembatan yang roboh.

#Info_Leuwidamar#Yaya A. Rohman

 

BAGIKAN :