Camat Leuwidamar Tinjau Jembatan Putus di Desa Sangkanwangi, Janji Koordinasi Cepat
Yaya A. Rohman, A.Md. | 12 Juni 2026 | Dibaca 25 kali

Camat dan Forkopimcam tinjau lokasi jembatan putus

Leuwidamar, (12/6/2026)– Camat Leuwidamar bersama jajaran Forkopimcam, Polsek, Koramil, dan perangkat Desa Sangkanwangi meninjau langsung lokasi jembatan gantung yang ambruk di Desa Sangkanwangi, Jumat (12/6/2026). Runtuhnya infrastruktur vital yang menghubungkan empat kampung—Daruas, Leuwipesing, Bunter, dan Batang—ini melumpuhkan aktivitas warga, termasuk akses pendidikan, ekonomi, dan kesehatan .

Camat Leuwidamar yang turun langsung ke lokasi menegaskan bahwa struktur jembatan sudah rusak parah dan berbahaya untuk dilalui. Ia berjanji akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan darurat maupun perbaikan permanen . "Kami turun langsung karena ini satu-satunya akses utama warga. Perhatian kami sangat serius," ujarnya di lokasi kejadian .

Personel Polri dan TNI juga disiagakan untuk mengamankan area sekitar jembatan guna mencegah warga memaksakan diri menyeberang dengan risiko tinggi . Hingga berita ini diturunkan, jembatan masih tertutup total dan belum ada kepastian waktu perbaikan .

Sebelumnya, warga setempat menyebut jembatan ini sebagai "Jembatan Maut" karena kondisi kabel penyangga yang mulai rusak, lantai rapuh dan berlubang, serta konstruksi yang sudah termakan usia . Tokoh warga M. Juhri menyuarakan keresahan warga yang setiap hari harus mempertaruhkan nyawa saat melintas, termasuk anak-anak yang pergi ke sekolah .

Meski Pemerintah Desa Sangkanwangi mengaku telah melaporkan kejadian ke Pemkab Lebak, warga mempertanyakan lambannya respons pemerintah . Jembatan Cisemeut sepanjang 75 meter di Desa Sangkanwangi ini diketahui dibangun dari dana CSR Bank BRI dan diresmikan pada 2017 . Kini, setelah bertahun-tahun beroperasi, kondisinya memprihatinkan dan membahayakan keselamatan pengguna.

Warga mendesak Pemkab Lebak dan Pemprov Banten agar tidak hanya sekadar meninjau, tetapi segera merealisasikan anggaran perbaikan sebelum jatuh korban jiwa . "Jangan tunggu tragedi, jangan tunggu ada korban berjatuhan. Jika pemerintah benar-benar hadir untuk rakyat, buktikan dengan tindakan nyata, bukan sekadar janji dan wacana belaka," tegas M. Juhri .

#Info_Leuwidamar#Yaya A. Rohman

BAGIKAN :