Camat Leuwidamar berkunjung ke keluarga yang mempunyai ATLS
Leuwidamar, [21/7/2026] — Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, Camat Leuwidamar, H. Agung Nugraha, S.KM,.M.M, didampingi jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), menggelar kunjungan langsung ke rumah-rumah warga dalam rangka program Visitasi Anak Tidak Lanjut Sekolah (ATLS). Kunjungan ini menyasar sejumlah anak di wilayah Kecamatan Leuwidamar yang tercatat putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Awal kunjungan, camat Leuwidamar berkunjung ke Desa Jalupangmulya, sekaligus meninjau RTLH dan bantuan air bersih.
Dalam kunjungannya, Camat Leuwidamar berdialog langsung dengan anak-anak dan orang tua untuk menggali akar permasalahan yang menyebabkan mereka terpaksa meninggalkan bangku sekolah. Faktor ekonomi, motivasi belajar, hingga kondisi keluarga menjadi perhatian utama dalam pendampingan ini. “Anak-anak ini adalah tanggung jawab kita bersama. Tidak ada yang lebih berharga dari masa depan mereka, dan pendidikan adalah kuncinya,” ujar Camat Leuwidamar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat dalam mendukung misi pemberantasan angka putus sekolah. Camat juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebak telah mengoperasikan Program Sekolah Rakyat mulai tahun ajaran 2026/2027 untuk menampung anak-anak dari keluarga tidak mampu agar dapat mengenyam pendidikan secara gratis. “Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak di Leuwidamar yang putus sekolah. Program ini hadir untuk mereka,” tegasnya.
Kepala Desa setempat (jario Jasir) mengapresiasi langkah nyata Muspika yang turun langsung ke lapangan. “Kehadiran bapak-bapak camat dan Muspika adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk warganya,” ucapnya. Diharapkan melalui pendekatan humanis ini, anak-anak yang putus sekolah dapat termotivasi dan kembali melanjutkan pendidikannya.
#Info_Leuwidamar#Yaya A. Rohman