Kunjungan Camat dan Forkopimcam ke lokasi Bencana Longsor
Leuwidamar (19/5/2026) – Pasca bencana tanah longsor yang
melanda Desa Margawangi, Kecamatan Leuwidamar, Jumat (15/6), Camat Leuwidamar,
Bapak H. Agung Nugraha, bersama Kapolsek, Danramil, Kasi Trantibum Kecamatan dan tim dari Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak melaksanakan kunjungan
kerja ke lokasi terdampak, Selasa (19/6). Kedatangan rombongan disambut Kepala
Desa dan warga yang masih tampak menyisakan kekhawatiran pascabencana yang
mengancam rumah dan menutup akses jalan menuju ladang.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan menyusuri area longsor
di kampung Kalehker dan kampung Kikenot, yang merupakan titik paling parah.
Camat Agung yang didampingi tim Pelaksana BPBD, Bapak Hafidz, langsung
berkomunikasi dengan warga yang terdampak.
"Kami hadir untuk memastikan penanganan darurat
berjalan cepat. Prioritas utama adalah keselamatan warga dan pemenuhan
kebutuhan dasar. Kami juga menginstruksikan aparat Desa untuk mengaktifkan
posko tanggap darurat 24 jam, jika sewaktu-waktu hujan dengan curah tinggi agar
bersiap siaga sebelum bantuan atau penanganan dari BPBD datang" ujar Camat
Agung di sela-sela peninjauan.
BPBD mencatat, bencana yang dipicu curah hujan ekstrem sejak
dua hari terakhir ini mengakibatkan longsor di dua lokasi, yaitu di kampung
kalehker Rt. 03 Rw. 04 sedalam kurang lebih 50 meter lebar longsor hampir 100 meter dan di
kampung Kikenot Rt. 03 Rw. 03 dengan kedalaman 20 meter dan lebar hampir 300 meter.
Sementara itu, lima rumah warga hampir terdampak longsor yang berada di wilayah
kampung Kalehker, karena jarak nya hanya 2 meter dari titik longsor.
Pada kesempatan itu, BPBD langsung berkoordinasi dengan BNPB
dan BBWS untuk segera dilakukan pemetaan dan logistik yang dibutuhkan untuk
percepatan penanggulangan pasca bencana.
"Kami sudah memetakan zona rawan longsor susulan. Warga
diminta waspada sebelum dinyatakan aman oleh tim teknis," jelas Bapak
Hafidz. Ia menambahkan bahwa BPBD akan melakukan pendataan lebih lanjut untuk
rencana penanganan.
Kunjungan ditutup dengan rapat koordinasi di kantor Desa
yang dihadiri Kepala Desa, Kapolsek, Danramil, perangkat Desa, Kasi Trantibum Kecamatan, BPBD, RT, dan
RW yang terdampak.
Warga berharap tindak lanjut dari kunjungan ini tidak
berhenti pada bantuan awal. "Kami bersyukur diperhatikan, tapi yang utama
sekarang percepatan penaggulanga, karena dikhawatirkan hujan kembali
datang," ujar Aswan (50), salah seorang ketua RW yang lokasinya
berdekatan dengan longsor yang terjadi.
#Info_Leuwidamar#Yaya A. Rohman